<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1041206139258179872</id><updated>2012-02-16T00:41:12.735-08:00</updated><title type='text'>Beautiful Island</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Save This Earth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07881896601078620723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvT6EoITp7I/AAAAAAAAADc/-qYsHxaY2sg/S220/SP_A0793.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>14</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1041206139258179872.post-2565506827278571850</id><published>2009-11-28T21:45:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T21:45:36.986-08:00</updated><title type='text'>SURAMADU</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SxIKS0qy39I/AAAAAAAAAJs/D-qAtZnetuo/s1600/logo-suramadu.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SxIKS0qy39I/AAAAAAAAAJs/D-qAtZnetuo/s320/logo-suramadu.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bila Kuala Lumpur punya menara kembar Petronas yang menjadi ikon negeri tetangga, Jakarta punya ikon Tugu Monas maka Surabaya dan Madura akan segera punya ikon baru, Jembatan Suramadu. Ya…Jembatan Suramadu adalah sebuah proyek prestise. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Suramadu adalah singkatan dari Surabaya dan Madura. Jembatan ini akan menghubungkan pulau Jawa (di Surabaya) dan pulau Madura (di Bangkalan). Tujuan utama pembangunan jembatan ini tentunya adalah untuk mempercepat pembangunan di pulau Madura,&amp;nbsp; yang relatif tertinggal dibandingkan kawasan lain di Jawa Timur.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bila jembatan ini telah selesai dengan sempurna, maka Jembatan Suramadu akan menjadi jembatan terpanjang di Indonesia saat ini. Jembatan ini memiliki panjang 5.438 m. Menurut catatan, Jembatan ini akan menjadi satu dari 15 jembatan terpanjang di dunia. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img alt="" height="234" src="http://prayudi.files.wordpress.com/2009/03/suramadu4.jpg?w=355&amp;amp;h=234" style="margin: 5px;" width="355" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Proyek jembatan Suramadu ini digagas pertama tahun 1960an oleh Ir. Sedyatmo (alm) yang tadinya direncanakan untuk membangun jembatan yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Gasasan ini mendapat respon yang positif oleh Presiden Suharto (alm), dimana pada awal juni tahun 1986 Presiden Soeharto menunjuk Menteri Negara Riset dan Teknologi/ Kepala Badan Penerapan dan Pengkajian Teknologi (BPPT) BJ Habibie. Kajian awal kemungkinan hubungan langsung antarpulau Sumatera-Jawa-Bali pun dilakukan dan proyek kajian ini diberi nama Tri Nusa Bima Sakti yang bekerja sama dengan Swasta Jepang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Untuk mempromosikan dan mensosilisasikan Proyek Tri Nusa Bimasakti, maka BPPT dan JIF menyelengarakan Seminar di Jakarta tanggal 21-24 September 1986 dengan mengambil thema seminar “"Japan-Indonesia Seminar on Large Scale Bridges and Under Sea Tunnel". Seminar tersebut kemudian dilanjutkan dengan serangkaian studi pendahuluan hingga tahun 1989. Karena studi tersebut mencakup hubungan tiga pulau atau lebih, nama proyek disempurnakan menjadi "Proyek Tri Nusa Bima Sakti dan Penyeberangan Utama". Dari kajian-kajian yang dilakukan, yang dianggap layak untuk segera diimplementasikan adalah hubungan langsung Jawa-Madura/ Bali.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jembatan Suramadu dimulai pembangunannya pada tanggal 20 Agustus 2003, secara resmi dicanangkan pembangunannya oleh Presiden RI saat itu yaitu : Megawati Soekarnoputri.&amp;nbsp; Menurut rencana pada bulan Juni 2009 Jembatan ini akan diresmikan. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jembatan Suramadu terdiri dari 3 bagian yaitu causeway, approach bridge dan main bridge. Dari total panjang jembatan sejauh 5.438 m terdiri dari Causeway sisi Surabaya 1.458 m, Causeway sisi Madura 1.818 m. Bentang tengah panjang keseluruhan mencapai 2.162 m terdiri dari dua Approach Bridge masing-masing 672 m dan Main Bridge sepanjang 818 m. Panjang jalan pendekat di sisi Surabaya mencapai 4,35 km dan di sisi Madura 11,50 km.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jembatan Suramadu&amp;nbsp; nantinya akan&amp;nbsp; menyediakan akses khusus sepeda motor. Letaknya di sisi kanan dan kiri jembatan. Lebar masing-masing 2,75 meter. Total lebar jembatan mencapai 30 meter (2 x 15 meter). Di tiap jalur (arah Surabaya maupun arah Madura) akan ada jalur lambat masing-masing berukuran 2,2 meter. Kemudian, di tiap jalur akan ada dua jalur cepat yang masing-masing selebar 3,5 meter.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Selain konsorsium nasional, maka yang juga memiliki peranan penting dalam pembangunan jembatan Suramadu adalah perusahaan konstruksi dari China. Itulah sebabnya alas jembatan yang disebut dengan steel box girder (SBG) pembuatanya dilakukan di Tiongkok. Ternyata selain pembuatannya harus dilakukan di Tiongkok, pengirimannya memakan waktu cukup lama. Pengiriman dari Tiongkok dilakukan empat kali selama 30 hari. Itu pun masih harus dirakit lagi di Gresik.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Perkiraan biaya pembangunan jembatan ini adalah Rp. 4,5 trilyun. Besarnya biaya untuk pembangunan jembatan ini tentunya menjadi kendala tersendiri bagi keberlanjutan penyelesaian jembatan ini. Karena itulah ketika krisis ekonomi melanda Indonesia, sempat menunda kelanjutan pembangunan Jembatan Suramadu. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Secara teknis pembuatan jembatan&amp;nbsp; dilakukan dari tiga sisi : sisi Madura, sisi Surabaya dan secara bersamaan juga dilakukan pembangunan bentang tengah yang terdiri dari main bridge dan approach bridge. &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Wah… kapan yach jajal Jembatan Suramadu…?&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;img alt="" height="260" src="http://prayudi.files.wordpress.com/2009/03/suramadu.jpg?w=405&amp;amp;h=260" style="margin: 5px;" width="405" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1041206139258179872-2565506827278571850?l=lovesnusantara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/feeds/2565506827278571850/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/suramadu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/2565506827278571850'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/2565506827278571850'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/suramadu.html' title='SURAMADU'/><author><name>Save This Earth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07881896601078620723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvT6EoITp7I/AAAAAAAAADc/-qYsHxaY2sg/S220/SP_A0793.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SxIKS0qy39I/AAAAAAAAAJs/D-qAtZnetuo/s72-c/logo-suramadu.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1041206139258179872.post-5702105671282955932</id><published>2009-11-28T21:10:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T21:10:43.896-08:00</updated><title type='text'>Monumen Nasional</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SxIB2z-hNpI/AAAAAAAAAJE/0TrhxhieYY0/s1600/monas1-300x294.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SxIB2z-hNpI/AAAAAAAAAJE/0TrhxhieYY0/s320/monas1-300x294.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="color: red;"&gt;Monumen Nasional&lt;/b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: #339966;"&gt;lebih dikenal dengan nama Monas, sebuah landmark Indonesia. Salah satu tujuan wisata bagi pelancong dalam maupun luar negeri, yang memiliki fenomena menarik. Bagi pelancong dalam negeri, karena didalam Monas, kita bisa mendengar pidato Soekarno dalam memproklamasikan kemerdekaan Indonesia serta melihat diorama peperangan kemerdekaan.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: #339966;"&gt;Tugu dengan puncak seperti lidah api berlapis emas itu dibangun pada th 1959, diresmikan pada 17 Agustus 1961 oleh Presiden Soekarno untuk mengenang perjuangan rakyat Indonesia melawan penjajah, dan mulai dibuka untuk umum pada 12 Juli 1975. Monas dirancang oleh Arsitek F Silaban dan Soedarsono dan Konsultan Rooseno.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: #339966;"&gt;Nyala api di puncak yang berdiameter 6 meter dibuat dari perunggu berberat 14,5 ton, dilapisi emas yang didatangkan dari Cikotok seberat 35 kg. Lidah api itu melambangkan semangat yang tak pernah padam melawan penjajah. Cawan pelataran di puncak bawah lidah api, berjarak 17 meter, berukuran 11×11 meter, mampu memuat 50 orang.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: #339966;"&gt;Di bagian bawah terdapat cawan yang tingginya 17 meter diukur dari lantai dasar dan 8 meter dari lantai museum. Ukuran cawan 45×45 meter. Ini dimaksudkan sebagai catatan hari kemerdekaan, 17-8-45.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: #339966;"&gt;Monas dibangun di kawasan seluas 80 hektare di Merdeka Square. Di sebelah utara dibatasi oleh Jl Medan Merdeka Utara, di sebelah timur oleh Jl Medan Merdeka Timur, di selatan oleh Jl Medan Merdeka Selatan, di barat oleh Jl Medan Merdeka Barat. Di sini banyak kantor pemerintah.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: #339966;"&gt;Di bagian utara ada Taman Merdeka, di situ ditempatkan patung perunggu Pangeran Diponegoro menaiki kuda. patung ini karya pematung Italia, Coberlato. Dari sini, pengunjung bisa menjangkau dasar Monas.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: #339966;"&gt;Taman di sekitar Monas kini disebut sebagai Taman Monas. Pernah disebut sebagai Lapangan Gambir, Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas, kemudian Taman Monas. Di Merdeka Square ini, banyak orang bisa berkumpul, untuk tujuan rekreasi ataupun tujuan politik. Di Jl Medan Merdeka Utara ada kantor Presiden dan Wakil Presiden, kantor mahkamah Agung.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: #339966;"&gt;Lapangan Monas mengalami lima kali penggantian nama yaitu Lapangan Gambir, Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas, dan Taman Monas. Di sekeliling tugu terdapat taman, dua buah kolam dan beberapa lapangan terbuka tempat berolahraga. Pada hari-hari libur, Minggu atau libur sekolah banyak masyarakat yang berkunjung ke sini.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://mdltravel.indonesiatravel.biz/files/2008/11/monas-dimalam-hari.jpg"&gt;&lt;img alt="" class="alignleft size-medium wp-image-92" height="224" src="http://mdltravel.indonesiatravel.biz/files/2008/11/monas-dimalam-hari-300x224.jpg" width="300" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: #339966;"&gt;Di ruang museum terdapat diorama peradaban bangsa Indonesia. Ada diorama yang menceritakan zaman megalitikum, zaman kerajaan Sriwijaya, zaman Raja Samaratungga yang membangun Candi Borobudur, zaman Raja Airlangga yang membangun tanggul untuk mencegah banjir, zaman Singasari yang menahan serbuan tentara Kubilai Khan. Ada pula replika naskah proklamasi dari emas. Di sini pula diperdengarkan rekaman suara Sukarno saat membaca teks proklamasi.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color: #339966;"&gt;Fasilitas di taman ada lapangan futsal, area berlari, tapak refleksi, lapangan senam. Ada pula atraksi perpaduan laser multiwarna tiga dimensi yang membuat Tugu Monas bisa berubah warna di malam hari. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1041206139258179872-5702105671282955932?l=lovesnusantara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/feeds/5702105671282955932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/monumen-nasional.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/5702105671282955932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/5702105671282955932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/monumen-nasional.html' title='Monumen Nasional'/><author><name>Save This Earth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07881896601078620723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvT6EoITp7I/AAAAAAAAADc/-qYsHxaY2sg/S220/SP_A0793.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SxIB2z-hNpI/AAAAAAAAAJE/0TrhxhieYY0/s72-c/monas1-300x294.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1041206139258179872.post-1264349571632876445</id><published>2009-11-23T01:47:00.000-08:00</published><updated>2009-11-23T01:47:41.802-08:00</updated><title type='text'>Warung Lesehan Ayam Bakar  Lintang kota Malang</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SwpZtftbNUI/AAAAAAAAAIs/8x3FWRTUHiA/s1600/16.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SwpZtftbNUI/AAAAAAAAAIs/8x3FWRTUHiA/s640/16.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SwpaFy2EwCI/AAAAAAAAAI0/6sOiN1T5-AE/s1600/16.1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SwpaFy2EwCI/AAAAAAAAAI0/6sOiN1T5-AE/s640/16.1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1041206139258179872-1264349571632876445?l=lovesnusantara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/feeds/1264349571632876445/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/warung-lesehan-ayam-bakar-lintang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/1264349571632876445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/1264349571632876445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/warung-lesehan-ayam-bakar-lintang.html' title='Warung Lesehan Ayam Bakar  Lintang kota Malang'/><author><name>Save This Earth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07881896601078620723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvT6EoITp7I/AAAAAAAAADc/-qYsHxaY2sg/S220/SP_A0793.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SwpZtftbNUI/AAAAAAAAAIs/8x3FWRTUHiA/s72-c/16.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1041206139258179872.post-8329293603322565623</id><published>2009-11-23T01:43:00.000-08:00</published><updated>2009-11-23T01:43:07.098-08:00</updated><title type='text'>Soto Sulung kota Malang</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SwpYtz4bi0I/AAAAAAAAAIc/vhqFUCCSR-w/s1600/15.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SwpYtz4bi0I/AAAAAAAAAIc/vhqFUCCSR-w/s640/15.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SwpZFYxRqmI/AAAAAAAAAIk/c4kQjb_M3Gs/s1600/15.1.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SwpZFYxRqmI/AAAAAAAAAIk/c4kQjb_M3Gs/s640/15.1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1041206139258179872-8329293603322565623?l=lovesnusantara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/feeds/8329293603322565623/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/soto-sulung-kota-malang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/8329293603322565623'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/8329293603322565623'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/soto-sulung-kota-malang.html' title='Soto Sulung kota Malang'/><author><name>Save This Earth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07881896601078620723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvT6EoITp7I/AAAAAAAAADc/-qYsHxaY2sg/S220/SP_A0793.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SwpYtz4bi0I/AAAAAAAAAIc/vhqFUCCSR-w/s72-c/15.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1041206139258179872.post-1479026822036237294</id><published>2009-11-14T00:34:00.000-08:00</published><updated>2009-11-14T00:35:11.360-08:00</updated><title type='text'>Wisata Pantai di Bangka</title><content type='html'>Pantai Matras&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5qi1fpE3I/AAAAAAAAAHU/KrxIG2jpsCU/s1600-h/IMG_9655.gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5qi1fpE3I/AAAAAAAAAHU/KrxIG2jpsCU/s320/IMG_9655.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pantai Matras amat indah dan landai. Di pantai ini, pengunjung akan menemukan pemandangan pasir putih nan halus bagai mutiara dan pemandangan alam  yang mempesona. Hamparan pasir menyatu dengan bebatuan indah di sekitarnya. Panjang  pantai ini mencapai 3 km dan lebar 20-30 m yang dilatarbelakangi pepohonan  kelapa dan aliran sungai yang jernih dari daratan menuju laut. Oleh karena keelokan  pemandangan dan suasananya, pengunjung sering menyebut pantai ini sebagai  “Pantai Surga”. Di antara pantai-pantai indah yang ada di Bangka Belitung, pantai ini merupakan yang paling banyak dikunjungi wisatawan, baik oleh masyarakat Bangka sendiri ataupun wisatawan luar  daerah dan mancanegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan pantai ini adalah pasir putihnya yang halus, nyiur yang melambai-lambai, dan aliran sungai alami. Keistimewaan lain,  lokasinya yang nyaman dan tenang akan memberikan keleluasaan kepada para  pengunjung untuk menyantap makanan sambil bersandar di bebatuan alam dan menikmati  keindahan suasana pantai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai Teluk Uber&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5qwzJdJPI/AAAAAAAAAHc/0Z-YYA_6I6A/s1600-h/pantai-teluk-uber.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5qwzJdJPI/AAAAAAAAAHc/0Z-YYA_6I6A/s320/pantai-teluk-uber.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pantai Teluk Uber belum setenar pantai-pantai  lain di daerah Sungailiat, Kabupaten Bangka. Pantai yang terletak di lekukan  yang menjorok ke daratan ini masih asli karena belum banyak diotak-atik untuk  keperluan program pariwisata. Unsur-unsur pantai seluas 25 hektar itu belum  banyak mendapatkan sentuhan tangan manusia. Di sekitar pantai ini dipenuhi hamparan  pasir putih yang luas, bebatuan yang membentuk lekukan indah khas bebatuan  pantai, pepohonan yang tumbuh liar mengayomi bebatuan dan melambai-melambai  ombak, dan semak belukar yang tumbuh secara alami memberikan suasana liar tapi  nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan Pantai Teluk  Uber adalah suasananya yang masih sepi dan pesona alam yang masih perawan.  Pengunjung bisa bersantai di hamparan pasir atau berenang dengan tenang, tanpa  diganggu hiruk-pikuk keramaian kota. Pada pagi hari, pemandangan Pantai Teluk  Uber terasa lebih elok. Matahari terbit dari tengah laut dan melimpahkan  sinarnya yang hangat ke arah pantai. Di tengah terang cahaya, laut terlihat  jernih, berwarna biru kehijauan, kontras dengan hamparan pasir yang putih  bersih. Keindahan ini terasa lebih sempurna lagi dengan puluhan perahu nelayan  pemburu udang yang terlihat terombang-ambing di tengah laut. Pantai ini sangat  cocok bagi pengunjung yang ingin bersantai-santai di atas batu, di akar pohon,  atau di saung-saung kecil yang terbuat dari kayu sambil bercakap dan bersenda-gurau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai Tanjung Tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5rHcox_gI/AAAAAAAAAHk/05Gl6woMWho/s1600-h/tanjung-tinggi-1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5rHcox_gI/AAAAAAAAAHk/05Gl6woMWho/s320/tanjung-tinggi-1.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Pantai Tanjung Tinggi merupakan pantai pasir putih yang menjadi salah satu kebanggaan Kabupaten Belitung. Pantai ini letaknya sekitar 31 km dari Tanjung Pandan, Ibu kota Kabupaten Belitung, dan meliputi area seluas kurang lebih 80 hektar. Pasir putih dan air laut yang jernih dengan warna biru kehijau-hijauan yang dimiliki pantai ini, membuatnya tampak bersih dan semakin menambah pesonannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai ini memiliki lebar 5 m pada saat pasang tertinggi dan 8 m pada saat pasang terendah. Lebar pantai seperti ini, dan dengan ombak yang tidak terlalu besar, sangat memungkinkan pengunjung untuk leluasa berenang di pantai. Namun, pengunjung harus berhati-hati, karena terkadang ada ubur-ubur yang dapat menyengat para pengunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan dari Pantai Tanjung Tinggi adalah batu-batu karangnya yang besar. Batu-batu karang ini, beraneka ragam ukurannya, dari yang hanya beberapa meter kubik hingga ratusan meter kubik. Anda dapat mencoba naik ke atas batu-batu karang ini, berpindah dari satu batu ke batu yang lain, untuk mendapatkan pemandangan yang berbeda-beda dari tiap sudut tempat Anda berdiri. Bentuk batu-batu besar ini pun tak kalah unik, sebagian di antaranya ada yang membentuk gua yang dapat digunakan untuk berteduh jika hujan tiba. Di atas batu-batu karang yang besar, pengunjung dapat duduk-duduk santai, seraya menunggu matahari terbenam. Saat matahari mulai terbenam, Pantai Tanjung Tinggi akan memancarkan pesona kecantikannya yang luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Batu-batu karang di Pantai Tanjung Tinggi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dapat menikmati pemandangannya yang indah, pengunjung pun dapat melakukan beragam permainan air di pantai ini. Pengunjung dapat memancing, bermain jet ski, dan menyelam. Pengunjung yang mencoba menyelam di pantai ini, akan menemukan terumbu karang dengan beragam bentuk dan warnanya. Di sela-sela terumbu karang, pengunjung dapat melihat berbagai jenis ikan unik, yang menjadikan terumbu karang ini sebagai rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lelah bermain di pantai dan merasa lapar, pengunjung dapat menyambangi warung-warung makan di pinggir pantai. Di sini, pengunjung dapat menikmati beragam makanan laut, hasil olahan penduduk sekitar Pantai Tanjung Tinggi. Salah satu masakan khas Belitung yang dapat dinikmati di pantai ini adalah Gangan. Gangan merupakan sejenis sayur berwarna kuning (karena menggunakan kunyit sebagai bumbu utama), yang dimasak bersama kepala ikan. Masakan ini memiliki rasa asam dan pedas, yang didapat dari nanas muda yang dimasak bersama kepala ikan. Selain Gangan, pengunjung juga dapat memesakan masakan khas lainnya seperti cumi pedas manis, ataupun ikan panggang Ilak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Pantai Parai Tenggiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Pantai Parai Tenggiri merupakan pantai yang terletak di Sungailiat, sekitar 40 km dari Bandara Depati Amir, Pangkal Pinang. Pantai ini cukup landai dan memiliki ombak yang lembut. Kondisi pantai yang seperti ini, sangat memungkinkan para wisatawan untuk berenang dan bermain air di sepanjang bibir pantai. Pasirnya yang putih dan air lautnya yang hijau, semakin menambah nilai kecantikan pantai ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Parai Tenggiri merupakan pantai paling populer dan eksklusif di Provinsi Bangka Belitung. Hal ini dikarenakan pantai ini tidak lagi dikelola oleh pemerintah, melainkan ditangani secara profesional oleh pihak swasta. Saat ini, kawasan Pantai Parai Tenggiri ditetapkan sebagai kawasan wisata hijau dengan sebutan Parai Green Resort. Karena, pengelola tempat wisata ini memiliki kepedulian yang besar terhadap usaha penyelamatan lingkungan, dengan cara selalu berusaha mengurangi penggunaan bahan-bahan yang dapat mencemari pantai, seperti plastik, dan menanam banyak pohon di lokasi wisata ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1041206139258179872-1479026822036237294?l=lovesnusantara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/feeds/1479026822036237294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/wisata-pantai-di-bangka.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/1479026822036237294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/1479026822036237294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/wisata-pantai-di-bangka.html' title='Wisata Pantai di Bangka'/><author><name>Save This Earth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07881896601078620723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvT6EoITp7I/AAAAAAAAADc/-qYsHxaY2sg/S220/SP_A0793.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5qi1fpE3I/AAAAAAAAAHU/KrxIG2jpsCU/s72-c/IMG_9655.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1041206139258179872.post-1190695207658363903</id><published>2009-11-14T00:15:00.000-08:00</published><updated>2009-11-14T00:15:41.932-08:00</updated><title type='text'>Prestasi Wisata Indonesia</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5m3O2pjkI/AAAAAAAAAHE/5doG_MtGgwE/s1600-h/pariwisata.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5m3O2pjkI/AAAAAAAAAHE/5doG_MtGgwE/s320/pariwisata.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Indonesia Terbaik di Pameran Wisata Lublin    &lt;br /&gt;11-06-2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LONDON, KOMPAS.com Indonesia memperoleh penghargaan terbaik pada Pameran Wisata Lubelski Ekopolis-Moje Pasje 2009 di Lublin, Polandia timur, pekan silam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stan Indonesia yang diwakili KBRI Warsawa itu mendapat penghargaan terbaik pada kategori "Active Promotion on the Values of the Country", demikian juru bicara KBRI Warsawa, Any Muryani, kepada Antara London, Kamis (11/6).&lt;br /&gt;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;Piagam penghargaan diserahkan panitia kepada Sekretaris Pertama Ekonomi, M Timoer Poerwonggo, mewakili Duta Besar.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;Ia menuturkan, salah satu yang menjadi penilaian positif dewan juri adalah partisipasi aktif KBRI Warsawa dalam acara budaya di panggung utama. Dalam pameran itu, stan KBRI menampilkan berbagai barang kerajinan rakyat dan suvenir Indonesia sehingga menarik perhatian pengunjung.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;Selama pameran, Pastor Vinsensius Adi Gunawan Meka SVD, warga Indonesia bermukim di Lublin, memandu acara perkenalan budaya dan penjelasan mengenai daerah tujuan wisata unggulan Indonesia.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;KBRI Warsawa menampilkan atraksi pencak silat yang didemonstrasikan staf lokal KBRI, Eko Winardi, sementara workshop musik angklung dengan membawakan lagu Polandia serta acara tari Poco-poco dipandu Pastor Vinsensius.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;Lubelski Ekopolis-Moje Pasje 2009 merupakan salah satu dari pameran wisata terbesar di Lublin, yang juga menjadi ibu kota Provinsi Lublin.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;Pameran dibuka secara resmi oleh Gubernur Lublin, Grabczyk Krzysztof, yang selanjutnya mengadakan pembicaraan dengan Dubes RI, Hazairin Pohan, mengenai berbagai bidang kerja sama yang potensial dalam mengisi hubungan bilateral antara RI dan Polandia. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;Dubes RI mengajak partisipasi pengusaha di Lublin untuk mengikuti berbagai program promosi investasi dan perdagangan di Indonesia yang akan diselenggarakan September-November mendatang.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;Indonesia pertama kalinya berpartisipasi pada pameran wisata, sekaligus menjajaki potensi ekonomi perdagangan yang kian berkembang berkat kucuran dana terbesar dari UE jatuh pada provinsi ini.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;Menurut penyelenggara, pameran wisata kali ini diikuti oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari berbagai perusahaan wisata dan instansi pemerintah.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;Dari luar negeri kebanyakan hadir adalah pengusaha dari Ukraina, di samping beberapa Kedutaan Besar dan Konsul Kehormatan dari Ukraina, Sri Lanka, dan Indonesia.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;Menurut Fungsi Ekonomi, M Timoer Poerwonggo, kehadiran Indonesia dalam berbagai pameran di berbagai provinsi/kota Polandia sangat membantu mendorong peningkatan jumlah wisatawan Polandia ke Indonesia. &lt;br /&gt;&amp;nbsp;  &lt;br /&gt;Dalam era otonomi daerah Polandia, potensi ekonomi justru terdapat di daerah-daerah dengan sasaran utama untuk pembentukan jejaring ekonomi/perdagangan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1041206139258179872-1190695207658363903?l=lovesnusantara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/feeds/1190695207658363903/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/prestasi-wisata-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/1190695207658363903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/1190695207658363903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/prestasi-wisata-indonesia.html' title='Prestasi Wisata Indonesia'/><author><name>Save This Earth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07881896601078620723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvT6EoITp7I/AAAAAAAAADc/-qYsHxaY2sg/S220/SP_A0793.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5m3O2pjkI/AAAAAAAAAHE/5doG_MtGgwE/s72-c/pariwisata.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1041206139258179872.post-3418699351286229062</id><published>2009-11-14T00:00:00.000-08:00</published><updated>2009-11-14T00:00:52.713-08:00</updated><title type='text'>Irian Jaya Nan Eksotis</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5itEEhvsI/AAAAAAAAAGk/0JXpmBsfuhA/s1600-h/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5itEEhvsI/AAAAAAAAAGk/0JXpmBsfuhA/s400/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Pulau yang terletak di bagian Timur Indonesia ini mempunyai keunikan dan daya tarik tersendiri. Wisata yang ditawarkanpun beraneka ragam, seperti wisata bahari dengan keindahan taman laut, wisata budaya, sejarah, fauna, dan flora. Semuanya memang belum digarap secara profesional, karena masih alamiah dan penduduk di wilayah pedalaman masih terkesan sangat primitif. Di Jayapura terdapat sebuah museum yang menyediakan seluruh budaya di Irja mulai dari ukiran berbagai kabupaten, alat perang, alat pertanian tradisional, perahu adat, tenunan adat, tarian, alat dapur nenek moyang dari batu dan kayu, ritus-ritus hingga peninggalan purbakala.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5jAmoddzI/AAAAAAAAAGs/kQVRlUnZqus/s1600-h/images4.jpeg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5jAmoddzI/AAAAAAAAAGs/kQVRlUnZqus/s320/images4.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sebuah tugu Jenderal Douglas McArthur peninggalan Perang Dunia II di Sentani terdapat di Jayapura. Tentara sekutu pada tahun 1942 menjadikan Jayapura sebagai basis kekuatan tentara di Pasifik Selatan melawan Jepang yang bermarkas di Biak. Jayapura pada masa Perang Dunia II menjadi pusat kegiatan intelijen tentara Sekutu. Di sebelah utara monumen McArthur, pada ketinggian 325 meter terdapat dataran Pegunungan Cyclops dengan puncak Gunung Dofonsoro. Daerah ini sangat indah dan menjadi pangkalan pertahanan McArthur. Dari puncak Cyclops dapat dipantau Danau Sentani dengan air yang bening biru. Danau seluas 9.670 hektar ini merupakan tempat mata pencarian penduduk Sentani dan sekitarnya. Danau ini juga dijadikan tempat rekreasi, memancing dan berlayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Taman Imbi, terdapat monumen peringatan Komodor Yos Sudarso yang gugur di Laut Aru melawan tentara Belanda. Ditemukan pula Pantai Base G dengan pasir putih yang terhampar luas dan pemandangan laut yang tembus sampai ke dasar. Base G ini dulunya sebagai pusat logistik tentara Sekutu. Taman buaya ditemukan di Entrop, lima kilometer dari Kota Jayapura. Di taman itu ditemukan sekitar 25.000 ekor buaya Irian. Terdapat tiga perkampungan di sekitar Teluk Yotefa, yaitu Engros, Tobati, dan Nafri yang masih memberlakukan adat dan tradisi tua yang sangat khas seperti pemilihan ketua adat, adat perkawinan dan adat membangun rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perahu anda bisa berlayar menuju Biak dari Jayapura di mana terdapat upacara adat yang disebut Wor Barapen, sebuah kebiasaan kaum muda dan orangtua untuk menginjak batu karang tajam yang sudah dibakar. Seorang pimpinan spritual dengan kemampuan magis membacakan doa bagi orang lain yang sedang berjalan di atas batu-batu itu. Jika kaki terluka, orang itu terlalu banyak dosa. Adat perkawinan tradisional yang disebut orang Munara Yakyaker Purbakbuk yang berarti membiarkan seorang pengantin wanita pergi ke kediaman pengantin pria. Ini merupakan perayaan adat terbesar selama hidup di Biak, dirayakan sampai tujuh hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taman Burung di Desa Rim, Kecamatan Biak Timur seluas dua hektar berisi burung khas Irian dan burung-burung langka di Indonesia. Kepulauan Padaido yang terdiri dari 30 buah pulau kecil dan besar disebut juga Pulau-pulau Schouten. Padaido memiliki keindahan taman laut berkelas dunia. Laut yang jernih dengan berbagai tumbuhan laut termasuk terumbu karang. Dua pulau kecil paling indah yakni Ureb dan Mansurbabo dengan terumbu karang dan pantai pasir putih di sepanjang bibir pantai. Sinar Matahari dapat menembus air laut sampai ke dasar laut, segala tumbuh-tumbuhan laut, ikan, dan terumbu karang dapat dipantau dari darat. Kepulauan Padaido dapat digunakan untuk diving dan menyaksikan coral di dasar laut. Dasar laut dengan pasir putihnya ini membuat panorama di perairan Padaido semakin asyik dinikmati&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5jn-F55VI/AAAAAAAAAG8/W-ZZK4ag3A8/s1600-h/images2.jpeg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5jn-F55VI/AAAAAAAAAG8/W-ZZK4ag3A8/s320/images2.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Dennis Orchid Park adalah taman di depan Kepulauan Padaido yang menyediakan tumbuh-tumbuhan alamiah khas di Biak termasuk berbagai jenis anggrek asli dari Irian Jaya.  Pantai Imfendi terletak di Desa Adoki, merupakan pantai tropis yang sangat indah untuk rekreasi dan santai. Sungai Biru yang terdapat di Desa Parai, di mana air mengalir di dalam terowongan (goa)  sampai ke laut. Di dalam goa itu ditemukan stalaktit dan stalagmit. Di Biak juga terdapat  Museum Cenderawasih yang berisikan benda-benda tradisional dan adat budaya khas Biak, senjata Perang Dunia II dari Jepang dan Sekutu, patung tradisional dari kayu yang menggambarkan nenek moyang Biak Numfor serta suku-suku di Biak. Di sana juga terdapat goa Jepang berisikan sejumlah tengkorak tentara Jepang yang menjadi obyek wisata yang menarik. Banyak warga Jepang sebelum krisis moneter, datang ke Biak untuk melihat goa ini. Sekitar 5.000 serdadu Jepang mati terbunuh di dalam goa yang memiliki kedalaman sampai 100 meter ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YAPEN Waropen dikenal sebagai salah satu kabupaten yang bersejarah di Irian Jaya. Di tempat ini Dr Sam Ratulangi dibuang. Kemudian ia mengumpulkan para pemuda di Serui untuk membangun kekuatan melawan Belanda. Serui sebagai pusat perjuangan rakyat Irian Jaya merebut kemerdekaan bersama Indonesia. Sekelompok masyarakat tradisional Serui masih tinggal di permukaan laut dengan membuat gubuk-gubuk dari kayu-kayu. Sagu adalah makanan khas kelompok suku ini dengan suguhan khas yang disebut Sagu Forna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantai Mariadei dan Pantai Aromarea memiliki pasir putih, laut bening merupakan tempat rekreasi penduduk lokal setiap hari libur. Di sini juga terdapat terumbu karang yang sangat indah. Di dekat Desa Saranwandori terdapat tiga telaga biru, sehingga disebut telaga biru Saranwandori. Di sekitar kawasan ini terdapat air terjun Haribi dengan ketinggian 10 meter. Sisa-sisa Perang Dunia II juga terdapat di Kabupaten Manokwari. Di kabupaten ini terdapat sebuah gunung seperti meja dan disebut Gunung Meja, yang dipakai tentara Jepang sebagai pusat pertahanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sebelah utara Pulau Mansinam, Manokwari terdapat taman laut yang indah dengan pantai pasir putih sepanjang pulau. Hutan asli dengan beranekaragam pohon sebagai tempat hunian satwa liar seperti burung cenderawasih, kuskus, kanguru, dan kasuari. Sorong memiliki pantai pasir putih yang luas dan indah terutama di daerah kepala burung dan sekitarnya. Di samping itu ada tebing (batu karang) yang dapat digunakan untuk diving. Ditemukan terumbu karang di dasar laut dengan taman laut yang indah. Pesisir pantai dihiasi hutan bakau. Bila beruntung, anda bisa bertemu penyu belimbing sepanjang 1,5 meter di Pantai Jamursba Medi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kawasan ini terdapat 600 pulau kecil dengan keunikan masing-masing. Anda dapat berlayar dari pulau yang satu ke pulau lain sambil menikmati taman laut yang indah dengan air laut yang bening. Di Pulau Waigeo, terdapat sejumlah burung indah seperti cenderawasih, kakatua hitam, betet, nuri dan sebagainya. Butuh waktu lima jam dengan speed boat dari Sorong menuju pulau ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Kecamatan Kaimana ditemukan sejumlah relief kuno seperti sejumlah goa tua dan kerangka burung garuda di Desa Lobo. Anda juga dapat melihat buaya dan ikan paus serta taman mutiara yang indah di Pantai Kaimana. Tentunya kawasan ini akan mengingatkan anda dengan lagu Senja di Kaimana.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5jRzFTulI/AAAAAAAAAG0/6YtG1GEsQbU/s1600-h/image.3s.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5jRzFTulI/AAAAAAAAAG0/6YtG1GEsQbU/s320/image.3s.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Taman Nasional Laurentz terletak di Paniai, Puncak Jaya, Jayawijaya dan Merauke. Di Puncak Jaya atau Puncak Cartenz terdapat salju abadi yang tertutup es. Puncak Jaya ini tadinya disebut Puncak Cartenz, sebuah puncak gunung yang ditemukan oleh orang Belanda tahun 1678. Puncak Cartenz dengan tudung es abadinya ini merupakan satu-satunya keindahan alam yang ada di Asia Tenggara.  So, jadwalkan destinasi anda kali ini ke Irian Jaya, semoga tulisan ini bisa menjadi referensi liburan anda&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1041206139258179872-3418699351286229062?l=lovesnusantara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/feeds/3418699351286229062/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/irian-jaya-nan-eksotis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/3418699351286229062'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/3418699351286229062'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/irian-jaya-nan-eksotis.html' title='Irian Jaya Nan Eksotis'/><author><name>Save This Earth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07881896601078620723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvT6EoITp7I/AAAAAAAAADc/-qYsHxaY2sg/S220/SP_A0793.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5itEEhvsI/AAAAAAAAAGk/0JXpmBsfuhA/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1041206139258179872.post-7603058980208188530</id><published>2009-11-13T23:39:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T23:39:18.136-08:00</updated><title type='text'>Golden Gatenya Indonesia</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5TP18qQMI/AAAAAAAAAFs/rix4_XfelyQ/s1600-h/1b-tenggarong.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5TP18qQMI/AAAAAAAAAFs/rix4_XfelyQ/s320/1b-tenggarong.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left"&gt;Pernah pergi ke San Francisco liat jembatan Golden Bridge? Atau....yang deket-deket aja deh melancongnya ke tetangga kita Singapore yang punya Pulau Sentosa? Wah...wah...emang kita musti mengucap syukur ‘ma Tuhan yang memberikan karunia negri yang elok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Napa seh? Guys, biarpun kita nggak pernah melancong ke San Francisco and Singapore, tapi kita bisa melihat duplikat jembatan kota ‘Golden Bridge' dan Pulau Sentosa ada di Indonesia. What'z? Yup! Di Kabupaten Tenggarong Kalimantan Timur deketnya kota Samarinda, kita bisa menikmati 2 wisata dalam satu kawasan. Apa aja tuh? Penasaran? Nie, simak infonya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Guys, untuk menuju kawasan ini, ada berbagai alternatif transportasi yang bisa digunakan. Eiiit, tapi itu tergantung darimana kita berangkat. Dari Surabaya ke Balikpapan pasti naik pesawat. Setelah turun dari pesawat, jangan lupa cocokin waktunya, karna disini beda 1 jam lebih dulu Balikpapan. Heeem....kenapa nggak langsung ke Samarinda yang deket ‘ma Tenggarong? Itu karena Samarinda masih belom ada bandara. So, kita landing di bandara Sepinggan, Balikpapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Dari bandara kalo naik taxi dengan tujuan langsung ke jembatan Tenggarong, memakan waktu sekitar 2-3 jam. Mau ngirit dengan naek angkot or semacam bis kecil? Mmh...emang ada sih, but, itu suliiit banget ditemui (rata-rata penghuni yang tinggal disini bilang getoo sih ^_^). Kalo mau ya...sewa mobil gitu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Selama perjalanan menuju Tenggarong, cuman disuguhi hutan-hutan dan rumah penduduk aja. Eh....kita juga melewati Bukit Bangkirai dan Bukit Soeharto. Di pertigaan Desa Lojanan kita pilih belok kiri. Kalo kanan ke Samarinda. Nah....waktu menyusuri jalanan Loa Kulu, menyusuri tepian sungai Mahakam. Disini, pemandangannya baru bisa disebut "ciamiiik puoool".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Mobil yang ditumpangipun seakan berdisko dengan alam (ciyeee...disko dari Hongkong? Emang disini jalannya naik turun loh ^_^). Laen lagi menurut ceritanya temen &amp;nbsp;yang berangkat dari pusat kota Samarinda. Dari Samarinda ke kota Tenggarong memakan waktu lebih dari satu jam, tapi dengan adanya jembatan Tenggarong, cukup sekitar 40 menit.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&amp;nbsp;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Jembatan ‘Golden Bridge' Tenggarong&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5dWuXN9-I/AAAAAAAAAGU/mKrHYAM9XOg/s1600-h/Jembatan-Kartanegara-(1).gif" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5dWuXN9-I/AAAAAAAAAGU/mKrHYAM9XOg/s320/Jembatan-Kartanegara-(1).gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Orang-orang di sini memberikan nama yang berbeda-beda. Ada yang bilang jembatan kebanggaan Kota Tenggarong, ada juga yang bilang, Golden Bride-nya Indonesia. Ya...terserah gitu deh. Nah, kalo kamu ke sini bisa kasi' nama juga koq (ntar dibikin kuis aja gimana? wuakaka ^_^).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Jembatan sepanjang 15 KM ini merupakan gerbang Kota Tenggarong. Sekitar jembatan ini, pada malam Minggu atau malam libur selalu sesak dengan anak-anak muda yang nongkrong. Bahkan, banyak dari mereka yang bermadu kasih dibawah hamparan kilauan kerlap-kerlip lampu jembatan yang semakin menambah romantisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Banyak juga keluarga yang menikmati suasana tepian sungai Mahakam dengan membeli jajanan. Sepanjang jalan penuh dengan sepeda motor yang terparkir bersama para penjual makanan. Selain malam Minggu, malam Kamis juga cukup ramai (menurut info, katanya ada ladies night, tapi gak tau apa'an tuh).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;span id="goog_1258181378279"&gt;&lt;/span&gt;Nggak jauh dari jembatan, pemandangan lain yang terlihat adalah patung Lembu Swana (Lambang Kerajaan Kutai Kartanagara). Nah....pemandangan ini lebih enak dinikmati pada malam hari. Coz, kerlap-kerlip lampunya yang memancar dari jembatan bagaikan ribuan bintang. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;Setelah ke Tenggarong, kita bisa mampir ke Pulau Kumala tempat wisata lumayan ‘wah' yang berada diseberang Kota Tenggarong. Nah...dari sini disediakan berbagai macam transportasi loh. Bisa naik kereta gantung, perahu motor atau ketinting yang tersedia di dermaga kota Tenggarong. Yang pasti, kalo berenang nggak bisa deh. Mau dimakan buaya yang masih banyak berkeliaran di sungai Mahakam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5cUQB59QI/AAAAAAAAAGM/MTC7P__md84/s1600-h/PA030051.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5cUQB59QI/AAAAAAAAAGM/MTC7P__md84/s320/PA030051.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5UxYlaU6I/AAAAAAAAAF8/ICIsvEUQGJo/s1600-h/1d-mahakam.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5UxYlaU6I/AAAAAAAAAF8/ICIsvEUQGJo/s320/1d-mahakam.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&amp;nbsp;Pokonya klo maen ke KalTim g nyesel dech orangnya ramah-ramah, uaaasiikk bangedd dech salam Bumi Etam....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Sebagai Bubuhan Samarinda aq buanggga banged Samarinda taun kemarin jadi tuan rumah PON 2008....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1041206139258179872-7603058980208188530?l=lovesnusantara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/feeds/7603058980208188530/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/golden-gatenya-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/7603058980208188530'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/7603058980208188530'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/golden-gatenya-indonesia.html' title='Golden Gatenya Indonesia'/><author><name>Save This Earth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07881896601078620723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvT6EoITp7I/AAAAAAAAADc/-qYsHxaY2sg/S220/SP_A0793.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5TP18qQMI/AAAAAAAAAFs/rix4_XfelyQ/s72-c/1b-tenggarong.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1041206139258179872.post-7538463720609087215</id><published>2009-11-06T21:12:00.000-08:00</published><updated>2009-11-06T21:18:59.195-08:00</updated><title type='text'>Islamic Center Samarinda</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvUDMRGV5aI/AAAAAAAAAFE/rkfHIyjBZkA/s1600-h/images2.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvUDMRGV5aI/AAAAAAAAAFE/rkfHIyjBZkA/s400/images2.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;Islamic Center Samarinda yang disebut-sebut sebagai salah satu masjid terbesar di Asia Tenggara kian mantap menjadi salah satu obyek wisata agama, seperti yang terlihat pada libur Lebaran 1429 H, kawasan itu padat dikunjungi warga.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Bangunan yang berdiri di atas lahan seluas 14 ha itu cukup ramai dikunjungi warga, baik sekedar berfoto maupun shalat di Masjid Islamic Center, pada hari Minggu, 5/10-2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sering mendengar berita di media massa tentang Islamic Center Samarinda namun baru sekali masuk ke lokasi ini, ternyata memang luar biasa. Kita seakan berada di Timur Tengah.&lt;br /&gt;&lt;div align="left" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;Bahwa tidak salah apabila Pemprov Kaltim menghabiskan dana ratusan miliar rupiah untuk membangun Islamic Center karena kini berkembang menjadi "ikon" atau "land mark" daerah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan ini memiliki potensi besar untuk menjadi obyek wisata agama yang menjadi andalan Kalimantan Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyaknya jumlah pengunjung terlihat dari jumlah mobil yang parkir memadati halaman Masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Biasanya, jumlah kendaraan parkir akan banyak apabila ada acara di Masjid. Namun, selama libur Lebaran ini, pengunjung selalu padat," kata salah seorang petugas kebersihan masjid yang terletak tidak jauh dari Tepian Mahakam itu.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvUCmImsorI/AAAAAAAAAE8/A8UG5OIpUKA/s1600-h/oase_2_ed29.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvUCmImsorI/AAAAAAAAAE8/A8UG5OIpUKA/s400/oase_2_ed29.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Pada sholat Idul Fitri 1429 H, sedikitnya 40.000 orang memadati Masjid Islamic Center Samarinda yang kapasitasnya 44.000 umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid senilai Rp 500 miliar itu memadukan tiga artistik masjid terkenal di dunia, yakni Masjid Nabawi (Madinah), Masjid Sofia (Turki) dan Masjid Putra Jaya (Malaysia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompleks Islamic Center Samarinda yang dibangun di atas lahan sekitar 14 ha dengan luas bangunan keseluruhan mencapai 50 ribu m2 dan akan dilengkapi berbagai fasilitas seperti rumah sakit yang dilengkapi Unit Gawat Darurat, gedung sekolah TK dan SD, bahkan dilengkapi dengan Business Center berupa hotel, kompleks perkantoran, serta pertokoan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terletak di Kelurahan Karang Asam, Samarinda Ilir, Samarinda, Kaltim, masjid ini memiliki luas bangunan utama 43.500 meter per segi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk luas bangunan penunjang adalah 7.115 meter per segi dan luas lantai basement 10.235 meter per segi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara lantai dasar masjid seluas 10.270 meter per segi dan lantai utama seluas 8.185 meter persegi. Sedangkan luas lantai mezanin (balkon) adalah 5.290 meter persegi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvUBmhqOT9I/AAAAAAAAAE0/XU1gTRLhYRM/s1600-h/images.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvUBmhqOT9I/AAAAAAAAAE0/XU1gTRLhYRM/s320/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1041206139258179872-7538463720609087215?l=lovesnusantara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/feeds/7538463720609087215/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/islamic-center-samarinda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/7538463720609087215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/7538463720609087215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/islamic-center-samarinda.html' title='Islamic Center Samarinda'/><author><name>Save This Earth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07881896601078620723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvT6EoITp7I/AAAAAAAAADc/-qYsHxaY2sg/S220/SP_A0793.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvUDMRGV5aI/AAAAAAAAAFE/rkfHIyjBZkA/s72-c/images2.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1041206139258179872.post-7142225250439925134</id><published>2009-11-06T20:34:00.000-08:00</published><updated>2009-11-06T20:34:56.571-08:00</updated><title type='text'>PANTAI SENGGIGI LOMBOK BARAT</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvT4j6HsqvI/AAAAAAAAADU/W_C3zDZqrGY/s1600-h/Img19.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvT4j6HsqvI/AAAAAAAAADU/W_C3zDZqrGY/s320/Img19.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="left" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Pantai Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok. Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi seketika kita berada di sini akan merasa seperti berada di Pantai Kuta, Bali. Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan snorkling sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah ditengah. Tersedia juga hotel-hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang mahal sampai hotel yang berharga ekonomis.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Sekitar setengah jam dengan berjalan kaki, para wisatawan dapat menjumpai Batu Bolong di pantai ini. Ini adalah sebuah pura yang dibangun di atas karang yang terletak di tepi pantai. Menurut legenda masyarakat setempat dahulu kala sering diadakan pengorbanan seorang perawan untuk dimakankan kepada ikan hiu di tempat ini. Legenda lain mengatakan dahulu banyak para wanita yang menerjunkan diri dari tempat ini ke laut karena patah hati. Dari tempat ini juga terlihat Gunung Agung di Pulau Bali.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Tidak jauh dari Batu Bolong terdapat makam seorang ulama. Ini merupakan tempat suci bagi para penganut Wetu Telu.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Pantai Senggigi, yang terletak di sebelah utara Bangsal, merupakan pantai yang paling populer dan sudah terkenal akan keindahannya. Pantai yang terletak 12 kilometer dari sebelah barat laut Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), Lombok ini, terbentang hampir sepanjang 10 km dengan hamparan pasir putih yang seolah menggoda Anda untuk duduk diatasnya dan untuk sejenak melupakan segala rutinitas hidup Anda, kepadatan lalu lintas kota, dan menghirup udara segar dengan menikmati pemandangan air laut yang berwarna biru gradasi hijau serta menikmati indahnya matahari terbenam di pantai Senggigi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Cara Mencapai Daerah Ini&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Ada beberapa alternatif untuk mencapai Pantai Senggigi, yaitu:&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;*Dari Bali; Tiba di Pelabuhan Lembar, Anda bisa langsung menuju pantai Senggigi dengan menggunakan bis 3/4 atau mencarter mobil bersama penumpang lainnya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;*Dari Jakarta dan kota besar lainnya; Tiba di bandara, Anda dapat menaiki taksi yang akan mengantar ke hotel dimana Anda menginap.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;*Dari Ampenan, Anda bisa menaiki Bemo yang tersedia mulai pukul 06.00 pagi hingga 06.30 PM untuk sekitar Rp. 1,500 jurusan Ampenan-Senggigi, atau Senggigi-Ampenan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Tempat Menginap&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Di sekitar Pantai Senggigi banyak terdapat penginapan yang bisa dijadikan pilihan sesuai dengan kebutuhan Anda. Mulai dari hotel berbintang, resor, hotel melati hingga pemondokan. Beberapa tempat menginap yang dapat dijadikan alternative adalah Holiday Inn, the Oberoi, Sheraton Senggigi, Melati Dua Cottage, Pool Villa Club, Panorama Cottage, dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Tempat Bersantap&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Di sepanjang pinggir pantai, berjejer restoran-restoran yang menyediakan berbagai jenis hidangan khas Lombok dan jenis hidangan lainnya. Selama berada di Lombok, jangan lupa untuk mencicipi Ayam Taliwang dan Plecing Kangkung.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Berkeliling&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Jika Anda ingin mengelilingi pantai Senggigi namun tidak ingin cepat lelah, Anda bisa menaiki cidomo " angkutan khas NTB yang ditarik oleh seekor kuda. Atau Anda juga dapat mengelilingi pantai dengan berjalan kaki&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Yang Dapat Anda Lihat Atau Lakukan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Banyak aktivitas yang dapat Anda lakukan disini, seperti berenang, bermain kano, menyelam, snorkeling atau pun sekedar berjemur dan menikmati pemandangan.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Buah Tangan&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Di sepanjang jalur pantai Senggigi, banyak terdapat toko cinderamata yang menawarkan barang-barang kerajinan khas Lombok seperti lukisan, kerajinan tangan, kain tenun Lombok, perhiasan mutiara dan lain-lain.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;Tips&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;*Jangan lupa untuk membawa krim tabir surya dan membawa pakaian ekstra.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;*Jangan lupa untuk membawa pakaian renang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;*Ketika Anda berenang, harap berhati-hati karena di pinggiran pantai banyak terdapat batu karang.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Courier New&amp;quot;, Courier, monospace;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1041206139258179872-7142225250439925134?l=lovesnusantara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/feeds/7142225250439925134/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/pantai-senggigi-lombok-barat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/7142225250439925134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/7142225250439925134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/pantai-senggigi-lombok-barat.html' title='PANTAI SENGGIGI LOMBOK BARAT'/><author><name>Save This Earth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07881896601078620723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvT6EoITp7I/AAAAAAAAADc/-qYsHxaY2sg/S220/SP_A0793.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvT4j6HsqvI/AAAAAAAAADU/W_C3zDZqrGY/s72-c/Img19.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1041206139258179872.post-5173215121943486547</id><published>2009-11-06T20:12:00.000-08:00</published><updated>2009-11-06T20:12:08.476-08:00</updated><title type='text'>Air Terjun Grojogan Sewu</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvTzNPEDe6I/AAAAAAAAADE/aDt7tjr7Wz4/s1600-h/DSC00137.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvTzNPEDe6I/AAAAAAAAADE/aDt7tjr7Wz4/s320/DSC00137.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Tawangmangu adalah sebuah kecamatan di sekitar lereng Gunung Lawu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Tempat tersebut kira-kira berjarak 1.5 jam perjalanan (50 Km) di sebelah Timur Kota Solo. Di Tawangmangu tersebut sebenarnya banyak dijumpai tempat wisata antara lain candi sukuh, candi cetho, air terjun jumog, dll, namun yang paling banyak dikunjungi dan paling popular adalah Air Terjun Grojogan Sewu. Air Terjun Grojogan Sewu terletak di sebuah hutan wisata yang masih asri dan alami. Meski cuma berjarak sekitar 1.5 an jam dari rumahku, namun aku baru 2 kali ke sana. Satu saat masih Taman Kanak-kanak alias TK, dan satu lagi kemarin hari Sabtu, 6 Juni 2009. Kami ke sana naik bus umum tujuan terminal Tawangmangu. Sekedar informasi, bus umum yang tujuan ke sana setiap hari sekitar 40 kali frekuensinya dan ternyata tidak ada yang menggunakan AC. Namun tenang saja, udara di daerah sana sejuk dan dingin sehingga tidak perlu AC lagi. Jalan menuju terminal Tawangmangu sangat banyak kelokan tajam dan curam dengan disamping kanan-kiri jalan tersebut banyak yang berupa jurang dan atau areal persawahan yang terlihat hijau dan subur. Setelah sekitar 1.5 jam perjalanan akhirnya kami sampai di Terminal Tawangmangu. Terminal ini sudah banyak perubahannya, terminal yang dulu semrawut sekarang sudah lebih tertata dan tidak terlalu menimbulkan kemacetan lagi. Juga pasar tradisional yang ada di depan pasar ternyata sudah menjadi pasar yang semi modern dan lebih tertata teratur juga. Dari Terminal Tawangmangu ini, kami melanjutkan dengan naik angkot untuk menuju Air Terjun Grojogan Sewu. Jarak objek wisata Air Terjun Grojogan Sewu cuma sekitar 800an meter dari Terminal Tawangmang. Jarak pintu loket dengan jalan raya utama sekitar 200an meter dan tidak ada petunjuk jalan atau plang pengumuman di jalan raya yang memberi tahu bahwa belokan jalan itu adalah belokan jalan menuju Objek Wisata. Hm..&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Setelah sampai di sana segera kami membeli tiket masuk dan mulai menuruni anak tangga yang banyak menuju ke tempat air terjun. Selain hawanya yang sejuk dan pepohonan yang asih alami, di sana juga dijumpai kera jinak yang sangat banyak. So, harap berhati-hati bila membawa barang-barang dan makanan supaya tidak diambil oleh kera-kera tersebut. Anw, kera-kera di sana tidak seagresif kera-kera di Hutan palasangeh, Bali. Kalau kera di sangeh, Bali itu sampai berani mengambil kacamata namun untuk kera di Tawangmangu ini tidak sampai seperti itu.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvTzd0e-8YI/AAAAAAAAADM/v2ASf5xyKfY/s1600-h/IMG_0099.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvTzd0e-8YI/AAAAAAAAADM/v2ASf5xyKfY/s320/IMG_0099.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Btw, menuruni anak tangga yang banyak tersebut ternyata membuat kaki pegel juga  , namun jangan khawatir, karena banyak tempat istirahat semacam gubuk di beberapa tempat untuk beristirahat sejenak bila capek. Setelah menuruni sekitar 200an anak tangga maka tibalah di tempat air terjun-nya.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Di sekitar air terjun tersebut banyak terdapat penjual sate baik sate kelinci maupun sate ayam. Sate yang paling khas di sana adalah sate kelinci, oleh karena itu, akan lebih enak memakan sate kelinci. Sate tersebut disajikan dengan lontong. Well, sebelum mendekat ke air terjun, kami beristirahat dahulu untuk sekedar mengurangi capek setelah menuruni ratusan anak tangga sambil makan sate kelinci yang menghadap ke air terjun. Sambil makan, terlihat keindahan alam yang sangat indah dan dinamis dengan komposisi serasi berupa air terjun setinggi sekitar 80 meter yang memacarkan air berturutan tanpa henti, pohon-pohon besar dengan hijau daun alami, batu-batuan besar yang merupakan asli batu-batu gunung yang terserak secara alami, kera-kera yang bergerak ke sana-kemari mencari makanan, dan ditambah udara yang segar dan bersih membuat capek terasa hilang. Dari tempat tersebut juga dapat terlihat kolam renang untuk anak dan kolam renang untuk dewasa. Kolam renang anak terletak di tempat yang agak tinggi sedangkan kolam renang dewasa terletak disamping sungai. Untuk memakai kolam renang anak sepertinya gratis namun untuk kolam renang dewasa sepertinya harus membayar lagi.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Kenyang dengan sate kelinci dan capek sudah mulai hilang, kami mulai mendekat ke air terjun dan melihat para pengujung lain bermain air di bawah air terjun. Setelah beberapa lama, kami segera kembali. Perjalanan naik ratusan anak tangga juga tak kalah serunya dengan perjalanan menuruni tangga  Setelah itu, kami kemudian naek ojek menuju pasar di depan teminal Tawangmangu untuk membeli buah-buahan asli tawangmangu.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;Kemudian balik ke rumah..cuapek banget..tapi seneng&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;, sans-serif;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1041206139258179872-5173215121943486547?l=lovesnusantara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/feeds/5173215121943486547/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/air-terjun-grojogan-sewu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/5173215121943486547'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/5173215121943486547'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/air-terjun-grojogan-sewu.html' title='Air Terjun Grojogan Sewu'/><author><name>Save This Earth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07881896601078620723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvT6EoITp7I/AAAAAAAAADc/-qYsHxaY2sg/S220/SP_A0793.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvTzNPEDe6I/AAAAAAAAADE/aDt7tjr7Wz4/s72-c/DSC00137.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1041206139258179872.post-3385747373061277134</id><published>2009-11-06T19:46:00.000-08:00</published><updated>2009-11-06T19:46:12.983-08:00</updated><title type='text'>Dream Indonesia</title><content type='html'>Hasil survei World Economic Forum pada 2009 mencatat Indonesia menempati posisi 81 dari 133 negara di dunia soal daya saing pariwisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvTsozws8lI/AAAAAAAAACc/xzA_bldNVa0/s1600-h/wisata-unggulan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvTsozws8lI/AAAAAAAAACc/xzA_bldNVa0/s320/wisata-unggulan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvTs6mXSk1I/AAAAAAAAACk/iX0DnhFX128/s1600-h/normal_img_0386.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvTs6mXSk1I/AAAAAAAAACk/iX0DnhFX128/s320/normal_img_0386.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Indeks daya saing kepariwisataan itu dinilai dari tiga hal yakni kerangka regulasi, infrastruktur dan bisnis, serta sumber daya manusia, budaya, dan alam. Tiga indeks itu kemudian terbagi 14 subindeks yang dinilai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simak data-data berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun Indonesia terbilang unggul dari sisi kompetitivitas harga dalam industri pariwisata. Namun sayangnya hanya menempati peringkat 130 khusus untuk soal lingkungan yang berkelanjutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara keseluruhan Indonesia dinilai kurang baik dari sisi kerangka regulasi mulai dari peraturan dan kebijakan, lingkungan, keamanan, dan keselamatan, serta kebersihan dan kesehatan. Namun untuk soal prioritas pariwisata, Indonesia berhasil merebut posisi 10 besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait infrastruktur dan bisnis, Indonesia menempati posisi di atas 100 dari 133 negara dari sisi kesiapan infrastruktur ICT.  Indonesia juga menempati ranking di atas 50 untuk soal infrastruktur transportasi udara, infrastruktur transportasi darat, dan infrastruktur transportasi pariwisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara untuk  SDM, SDA, dukungan pariwisata, dan sumber daya budaya, posisi Indonesia di bawah 50 dari 133 negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang ya!.  Padahal tak terbilang potensi pariwisata di Indonesia yang layak untuk ‘dijual’.  Sebut saja sumber daya budaya dan alam Indonesia termasuk flora dan faunanya — dengan keaneka ragaman yang dimiliki Indonesia terbilang dari sabang hingga merauke — sulit rasanya mencari tandingannya di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="goog_1257561880721"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="goog_1257561880722"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi hal tersebut Departemen Kebudayaan dan Pariwisata telah menerapakan  tiga strategi destinasi pariwisata yang bisa dikembangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokus pertama adalah mengembangkan destinasi pariwisata nasional berdasarkan preferensi dan analisis perilaku serta psikografik pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokus kedua adalah mengembangkan destinasi pariwisata berdasarkan potensi, karakteristik, dan keunggulan sumber daya yang dimiliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fokus yang terakhir adalah mengembangkan destinasi dengan melibatkan peran serta aktif masyarakat, serta memberikan manfaat dan keberlanjutan SDA dalam kegiatan kepariwisataan setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Juga sedang dikembangkan “travel pattern” untuk mendorong peningkatan daya saing pariwisata melalui pemetaan dan penataan sumber daya, potensi, diversifikasi, dan diferensiasi produk wisata yang bisa dijadikan nilai paket wisata.  Pengembangan ini meliputi sirkuit, pola perjalanan, tour itinerary, koridor, etape, jalur, rute, safari, dan pola pengembangan daya tarik wisata baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin dapat ditambahkan di sini, strategi meningkatkan daya saing pariwisata tersebut tidak sampai mengorbankan nilai-nilai luhur kearifan budaya lokal.  Semoga….&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvTtWSAHRyI/AAAAAAAAACs/gGSytqf-lYc/s1600-h/karang-11.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvTtWSAHRyI/AAAAAAAAACs/gGSytqf-lYc/s320/karang-11.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1041206139258179872-3385747373061277134?l=lovesnusantara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/feeds/3385747373061277134/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/dream-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/3385747373061277134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/3385747373061277134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/dream-indonesia.html' title='Dream Indonesia'/><author><name>Save This Earth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07881896601078620723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvT6EoITp7I/AAAAAAAAADc/-qYsHxaY2sg/S220/SP_A0793.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvTsozws8lI/AAAAAAAAACc/xzA_bldNVa0/s72-c/wisata-unggulan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1041206139258179872.post-7370798865519209987</id><published>2009-11-06T19:28:00.000-08:00</published><updated>2009-11-06T19:35:07.264-08:00</updated><title type='text'>JOGYA Kota Pariwisata</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvTpE03mcpI/AAAAAAAAACE/pnZVOqmXRlM/s1600-h/images.jpeg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvTpE03mcpI/AAAAAAAAACE/pnZVOqmXRlM/s400/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: white;"&gt;&lt;span style="background-color: magenta;"&gt;&lt;span style="background-color: magenta;"&gt;Prambanan, Candi Hindu Tercantik di Dunia&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Candi Prambanan adalah bangunan luar biasa cantik yang dibangun di abad ke-10 pada masa pemerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Balitung. Menjulang setinggi 47 meter (5 meter lebih tinggi dari Candi Borobudur), berdirinya candi ini telah memenuhi keinginan pembuatnya, menunjukkan kejayaan Hindu di tanah Jawa. Candi ini terletak 17 kilometer dari pusat kota Yogyakarta, di tengah area yang kini dibangun taman indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah legenda yang selalu diceritakan masyarakat Jawa tentang candi ini. Alkisah, lelaki bernama Bandung Bondowoso mencintai Roro Jonggrang. Karena tak mencintai, Jonggrang meminta Bondowoso membuat candi dengan 1000 arca dalam semalam. Permintaan itu hampir terpenuhi sebelum Jonggrang meminta warga desa menumbuk padi dan membuat api besar agar terbentuk suasana seperti pagi hari. Bondowoso yang baru dapat membuat 999 arca kemudian mengutuk Jonggrang menjadi arca yang ke-1000 karena merasa dicurangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Candi Prambanan memiliki 3 candi utama di halaman utama, yaitu Candi Wisnu, Brahma, dan Siwa. Ketiga candi tersebut adalah lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Ketiga candi itu menghadap ke timur. Setiap candi utama memiliki satu candi pendamping yang menghadap ke barat, yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma, dan Garuda untuk Wisnu. Selain itu, masih terdapat 2 candi apit, 4 candi kelir, dan 4 candi sudut. Sementara, halaman kedua memiliki 224 candi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki candi Siwa yang terletak di tengah dan bangunannya paling tinggi, anda akan menemui 4 buah ruangan. Satu ruangan utama berisi arca Siwa, sementara 3 ruangan yang lain masing-masing berisi arca Durga (istri Siwa), Agastya (guru Siwa), dan Ganesha (putra Siwa). Arca Durga itulah yang disebut-sebut sebagai arca Roro Jonggrang dalam legenda yang diceritakan di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Candi Wisnu yang terletak di sebelah utara candi Siwa, anda hanya akan menjumpai satu ruangan yang berisi arca Wisnu. Demikian juga Candi Brahma yang terletak di sebelah selatan Candi Siwa, anda juga hanya akan menemukan satu ruangan berisi arca Brahma.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Candi pendamping yang cukup memikat adalah Candi Garuda yang terletak di dekat Candi Wisnu. Candi ini menyimpan kisah tentang sosok manusia setengah burung yang bernama Garuda. Garuda merupakan burung mistik dalam mitologi Hindu yang bertubuh emas, berwajah putih, bersayap merah, berparuh dan bersayap mirip elang. Diperkirakan, sosok itu adalah adaptasi Hindu atas sosok Bennu (berarti 'terbit' atau 'bersinar', biasa diasosiasikan dengan Dewa Re) dalam mitologi Mesir Kuno atau Phoenix dalam mitologi Yunani Kuno. Garuda bisa menyelamatkan ibunya dari kutukan Aruna (kakak Garuda yang terlahir cacat) dengan mencuri Tirta Amerta (air suci para dewa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemampuan menyelamatkan itu yang dikagumi oleh banyak orang sampai sekarang dan digunakan untuk berbagai kepentingan. Indonesia menggunakannya untuk lambang negara. Konon, pencipta lambang Garuda Pancasila mencari inspirasi di candi ini. Negara lain yang juga menggunakannya untuk lambang negara adalah Thailand, dengan alasan sama tapi adaptasi bentuk dan kenampakan yang berbeda. Di Thailand, Garuda dikenal dengan istilah Krut atau Pha Krut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prambanan juga memiliki relief candi yang memuat kisah Ramayana. Menurut para ahli, relief itu mirip dengan cerita Ramayana yang diturunkan lewat tradisi lisan. Relief lain yang menarik adalah pohon Kalpataru yang dalam agama Hindu dianggap sebagai pohon kehidupan, kelestarian dan keserasian lingkungan. Di Prambanan, relief pohon Kalpataru digambarkan tengah mengapit singa. Keberadaan pohon ini membuat para ahli menganggap bahwa masyarakat abad ke-9 memiliki kearifan dalam mengelola lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama seperti sosok Garuda, Kalpataru kini juga digunakan untuk berbagai kepentingan. Di Indonesia, Kalpataru menjadi lambang Wahana Lingkungan Hidup (Walhi). Bahkan, beberapa ilmuwan di Bali mengembangkan konsep Tri Hita Karana untuk pelestarian lingkungan dengan melihat relief Kalpataru di candi ini. Pohon kehidupan itu juga dapat ditemukan pada gunungan yang digunakan untuk membuka kesenian wayang. Sebuah bukti bahwa relief yang ada di Prambanan telah mendunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau cermat, anda juga bisa melihat berbagai relief burung, kali ini burung yang nyata. Relief-relief burung di Candi Prambanan begitu natural sehingga para biolog bahkan dapat mengidentifikasinya sampai tingkat genus. Salah satunya relief Kakatua Jambul Kuning (Cacatua sulphurea) yang mengundang pertanyaan. Sebabnya, burung itu sebenarnya hanya terdapat di Pulau Masakambing, sebuah pulau di tengah Laut Jawa. Lalu, apakah jenis itu dulu pernah banyak terdapat di Yogyakarta? Jawabannya silakan cari tahu sendiri. Sebab, hingga kini belum ada satu orang pun yang bisa memecahkan misteri itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1041206139258179872-7370798865519209987?l=lovesnusantara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/feeds/7370798865519209987/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/prambanan-candi-hindu-tercantik-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/7370798865519209987'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/7370798865519209987'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/prambanan-candi-hindu-tercantik-di.html' title='JOGYA Kota Pariwisata'/><author><name>Save This Earth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07881896601078620723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvT6EoITp7I/AAAAAAAAADc/-qYsHxaY2sg/S220/SP_A0793.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvTpE03mcpI/AAAAAAAAACE/pnZVOqmXRlM/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1041206139258179872.post-3514589895443898716</id><published>2009-11-06T19:19:00.000-08:00</published><updated>2009-11-13T23:47:21.774-08:00</updated><title type='text'>MALANG CITY</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvTm8OSh2_I/AAAAAAAAAB0/xms7viRNx0U/s1600-h/100_6142.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvTm8OSh2_I/AAAAAAAAAB0/xms7viRNx0U/s320/100_6142.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota Malang sejak masa kolonial dikenal sebagai tempat peristirahatan dan tujuan tempat wisata Indonesia bangsa Eropa terutama dari Negeri Belanda. Iklim tropis pegunungan yang sejuk dan kaya pemandangan indah serta lingkungan yang alami dikelilingi oleh tempat wisata berupa perkebunan, pegunungan, sungai dan taman menjadikan Kota Malang dikenal sebagai Paris Van East Java dan Switzerland of Indonesia. Peta Kota Malang juga merupakan pusat pertemuan beragam etnik, agama, kepercayaan dan budaya khas Jawa Timur yaitu Jawa Tengahan, Jawa Kulonan, Jawa Wetanan (Blambangan), Pesisi Lor dan Kidul, Madura, Osing (Jawa - Bali) dan Mandalungun (Madura - Jawa) sehingga memiliki keunikan serta daya tarik tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota Malang pada saat ini merupakan objek wisata Indonesia pilihan sebagai tempat persinggahan / transit dan tujuan perbelanjaan serta souvenir / kerajinan rakyat bagi turis domestik dan mancanegara. Kebanyakan lokasi wisata Malang berada di wilayah eks Karesidenan Malang (sekarang wilayah Pembantu Gubernur di Malang). Terutama di wilayah Kabupaten Malang dan Kotatif Batu, namun fasilitas pariwisata terlengkap ada di Pusat Kota Malang. Maka Kota Malang telah mantap menjadikan wilayahnya objek wisata dan sebagai tempat bermukim sementara bagi para turis mancanegara dan domestik. Sebagai Kota Kenangan bagi turis Eropa terutama Belanda, Kota Malang masih tetap sebagai primadona karena banyak peninggalan gedung / bangunan, taman khas warisan kolonial serta tempat bersejarah lainnya tetap dilestarikan oleh Pemda.&lt;br /&gt;Untuk memudahkan pengunjung wisata Kota Malang telah tersedia berbagai fasilitas penunjang wisata Indonesia bertaraf nasional dan internasional seperti hotel, tempat hiburan, rumah makan, valuta asing, tourist guide, travel biro, sarana transportasi, pos dan telekomunikasi, instansi pariwisata, pelayanan umum dan keamanan.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5gXBFfyTI/AAAAAAAAAGc/b1CEKPwPk6k/s1600-h/100_3524.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/Sv5gXBFfyTI/AAAAAAAAAGc/b1CEKPwPk6k/s320/100_3524.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1041206139258179872-3514589895443898716?l=lovesnusantara.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/feeds/3514589895443898716/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/kota-malang-sejak-masa-kolonial-dikenal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/3514589895443898716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1041206139258179872/posts/default/3514589895443898716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://lovesnusantara.blogspot.com/2009/11/kota-malang-sejak-masa-kolonial-dikenal.html' title='MALANG CITY'/><author><name>Save This Earth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/07881896601078620723</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvT6EoITp7I/AAAAAAAAADc/-qYsHxaY2sg/S220/SP_A0793.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_50HTFSte5eI/SvTm8OSh2_I/AAAAAAAAAB0/xms7viRNx0U/s72-c/100_6142.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
